You are here: Home » Mindset Internet Marketing » 2 (Dua) Gunung?

2 (Dua) Gunung?

dua gunung

agusmunawar.com – Mungkin sebagian Anda ada yang bertanya dalam hati: “Ngapain sih kang agus posting artikel tentang gunung, apa hubungannya internet marketing sama gunung?”

Hehe.. Gak ada hubungannya sih sebenarnya, kecuali kalau kamu suka naik gunung terus bikin blog bertema naik gunung nah baru deh nyambung sama IM, tapi gunung disini jadikan perumpamaan saja.

Saya menulis artikel ini karena teringat terus pesan-pesan yang disampaikan Pak GM Susanto di video tutorial Rahasia Sukses Clickbank-nya. Beliau adalah Internet marketer senior Indonesia yang sangat berpengalaman di dunia IM, mungkin sebagian Anda juga sudah kenal.

Dalam video tersebut beliau seperti “menampar” dan membangunkan saya dari sebuah keadaan dan kenyataan yang selama ini ternyata saya alami namun tidak saya sadari.

Beliau berpesan tentang dua buah gunung, dimana kalau kita bisa melewati dua gunung ini maka kita akan mudah melangkah ke level berikutnya yang lebih tinggi dalam semua bidang, tidak terbatas pada IM saja.¬†Begitu pun sebaliknya, jika TIDAK BISA¬†melewatinya maka kita akan stuck dan nggak pernah “naik kelas”, gitu-gitu aja tidak ada peningkatan. Gunung apakah itu? Yaitu Gunung Kesombongan dan Gunung Kebodohan. (“Yaelah Kang Munawar… kirain gunung apaan…”)

Oke saya coba jelaskan dua gunung tersebut.

Gunung Kesombongan

Gunung yang pertama adalah gunung kesombongan. Dalam video tersebut Pak GM Susanto berkata bahwa gunung kesombongan ibarat penghalang, tembok, pagar, pembatas, atau apalah yang semacamnya.

Akibat jika kita tidak bisa melewati gunung kesombongan ini adalah kualitas kita akan segitu-gitu aja, ilmu kita bakal segitu-gitu aja, imbasnya income kita ya juga bakal segitu-gitu aja.

Kenapa bisa begitu? Karena rasa sombong akan membuat diri merasa sudah bisa, paling bisa, bahkan merasa serba bisa, jadinya kita tidak mau belajar lagi. Nah kalau sudah begitu ilmu kita akan segitu-gitu aja, nggak ada peningkatan. Gimana mau ada peningkatan, kan sudah gak mau belajar lagi karna merasa sudah bisa. Itulah salahsatu akibat jelek saat kita terjebak di gunung kesombongan, tidak bisa mendaki dan melewatinya.

Terus cara menghilangkannya gimana?

Tidak ada cara lain lagi selain dihilangkan tuh kesombongan. Kita harus sadar bahwa diatas langit masih ada langit. Dan berusaha mau membuka hati untuk mau belajar lagi, karena ilmu yang kita punya sekarang bisa jadi sudah tidak works lagi beberapa tahun kedepan, jadi kita mesti update ilmu terus. Begitu juga buat yang jual e-course, update dong materinya, jangan cuma dibuat terus ngga di-update, parahnya lagi membernya ditinggalin, teganya dirimu… (eh kenapa jadi ngelantur kesitu ya, haha…)

Oke gunung pertama beres kita bahas, sekarang gunung kedua.

Gunung Kebodohan

Pak GM Susanto bilang bahwa kebodohan disini bukan bodoh ngga bisa baca hitung, bukan. Tapi kebodohan karena kita selalu mengerjakan sebuah pekerjaan/projek, dsb, semuanya sendirian, memilih jadi single fighter, tenggelam dalam hal-hal teknis, padahal hal-hal teknis bisa diserahkan kepada yang sudah ahli dibidangnya, namun karena terjebak gunung kebodohan tersebut jadinya kita kerjakan itu semua SENDIRI dan akhirnya pekerjaan tersebut nggak beres-beres, atau bahkan tidak jadi untuk action.

Contoh: Cindy mau jualan di internet pakai toko online, tapi cindy nggak bisa bikinnya karna bukan bidangnya, nah disini Cindy bisa terjebak di gunung kebodohan kalau dia memaksakan membuat toko online sendirian, Cindy akhirnya menyerah karena susah bikinnya, imbasnya Cindy nggak jadi jualan di internetnya.

Nah, kurang lebih seperti itulah efek terjebak di gunung kebodohan ini, padahal Cindy bisa pakai jasa pembuatan toko online, mungkin Cindy belum punya uang maka Cindy bisa jualan di marketplace atau pasang produknya di iklan baris seperti OLX.co.id dan semacamnya, atau yang mudah lagi Cindy bisa iklankan produknya di facebooknya, tidak mesti keukeuh AKU HARUS BISA BIKIN TOKO ONLINE HASIL KARYAKU SENDIRI, kalau sudah begitu bisa dipastikan kita terjebak di gunung kebodohan.

Terus apa yang mesti dilakukan?

Lakukan saja hal-hal yang paling penting seperti riset pasar, strategi promosinya gimana, dan semacamnya. Karna hal-hal teknis seperti pembuatan toko online dsb bisa di outsourse ke ahlinya.

——–0_0——–

Kurang lebih lebih seperti itu penjelasan dua gunung berbahaya tersebut yang mesti kita waspadai dan lewati jika kebetulan ternyata kita sedang menghadapinya. Cepet-cepet hilangkan kalau tidak maka kita tidak akan ada peningkatan.

Artikel ini saya tujukan khususnya untuk diri saya sendiri yang sedikit banyaknya masih terjebak di dua gunung ini, dan umumnya untuk sahabat pembaca agusmunawar.com.

Semoga bermanfaat dan artikel ini jangan berhenti di Anda saja, sebarkan ke orang disekitar Anda.

Terima kasih, dan selamat berjuang.

Internet Marketer Indonesia, asal kota hujan Bogor, yang fokus di bidang toko online, affiliate dan publisher Admob.

http://www.agusmunawar.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *